[video]dariwarga: Mie Ayam dan Bakso FOKUS

Lokasi warung Mie Ayam dan Bakso FOKUS, milik Pak Suhardi
Lokasi warung Mie Ayam dan Bakso FOKUS, milik Pak Suhardi

Berikut ini beberapa hasil rekaman perbincangan Zikri dengan Pak Suhardi, seorang pemilik dan penjual mie ayam dengan warung bernama Mie Ayam dan Bakso FOKUS. Aktivitas di warung ini diambil pada tanggal 31 Agustus 2013 menggunakan kamera digital, seri Canon IXUS 220 HS, 12,1 mp.

“Jadi dulu, pas buka usaha itu sejak tahun berapa, Pak?”

“Saya waktu lulus sekolah aja ngikut orang. Terus sedikit ada ilmu, kita… ibaratnya, pasang bendera sendiri. Atau kita pisah dari temen, kita buka usaha di tempat lain, pokoknya jauh dari teman, gitu. Bersaing, mendingan kompetisinya itu sama orang lain, gitu.”

“Menjadi ketergantungan, kan gak enak. Kita sehat! Yang kita andalin sakit, hidup kita akan terkatung-katung. Ya, jadi kita kepengen tetap mandiri aja. Sekarang gak ngaruh sama orang lain. Kita usaha sendiri, kita menciptakan produk sendiri, kita market-kan sendiri, ituan aja.”

“Sejak tahun berapa, Kang?”

“Saya sudah lama di sini. Dari bujangan.”

“Kira-kira tahun berapaan?”

“Tahun…sembilan…enam…, dulu keliling.”

“Baru buka warung di sini tahun berapa?”

“Sekitar…ada lah…lima tahunan.”

“Suka duka jual mi ayam, apaan, Kang?”

“Ya, pokoknya gituan aja! Kalau lancar, ya seneng, ya gituan aja. Kalau gak lancar, ya susah. Karena apa, karena kalau untuk menunjang kelangsungan hidup, termasuk kepengen beli rumah, kepingin bayar listrik, bayar PAM, biayan anak-anak sekolah itu, jadi kalau (jangan.red) tertutup dengan atas usahanya itu, lancar juga enak.”

“…akademisi melibatkan orang banyak. Kalau bisa itu, rekrutlah dengan…dengan apa…, ya…mungkin kalau anak-anak mahasiswa atau apa…, tau lah dengan ilmu sosial dan politiknya, ngerekrut orang-orang yang bener. Biar Republik ini mau mandiri, gitu. Jangan mengharapkan serba kerja di luar negeri, kerja di luar negeri aja. Sekarang, sama, kok! Kalau kita teliti, bener-bener, orang hidup resiko sama-sama lapar, resiko sama-sama sakit. Tapi kenapa orang Indonesia ini cuma diombang-ambing duit aja kayak gak punya rasa kemandirian, ituan aja! Terus terang aja…, gituan aja! Syukur-sykur kamu melibatkan, ya…apa…fakultas pertanian, buat gandum sendiri atau apa, gituan aja! Kan bisa, kan? Kerjasama dengan Institut Pertanian! Kamu kalau kepingin modal atau apa, di situ, kan anggarannya ada itu. Untuk ciptakan sendiri, tapi ntar bener-bener terjud di lapangan. Kalau bisa, wah… mie-nya dari Indonesia, syukur-syukur bisa diekspor. Jangan mengekspor urusan ketenagakerjaan…anu…apa…kuli, gituan aja! Jangan! Gitu!”

Pengalaman berbincang dengan Pak Suhardi adalah catatan yang menarik bagi Proyek Mie Ayam dariwarga. Kami berjanji akan sering mampir ke warung Pak Suhardi, di Jalan Raya Pakuwon, tepat di belakang Stasiun Parungkuda, untuk berbincang lebih banyak hal. Baiklah, selamat makan mie ayam!😀

Parungkuda, 5 September 2013

Ageung, Zikri & Aliet

_______________________________________________________

Artikel terkait:

Proyek Mie Ayam“, sebuah pengantar mengenai Proyek Mie Ayam dariwarga, oleh Zikri.

Mie Ayam dan Bakso FOKUS“, catatan lapangan riset di warung Pak Suhardi, Parungkuda, Sukabumi, oleh ZIkri.

Mie Ayam dan Bakso Mas Darmo“, catatan lapangan riset di warung Mas Darmo, Parungkuda, Sukabumi, oleh Ageung.

Mie Ayam SUROBOYO“, catatan lapangan riset di warung SUROBOYO, Balikpapan, Kalimantan Timur, oleh Aliet.

3 pemikiran pada “[video]dariwarga: Mie Ayam dan Bakso FOKUS

    1. Halo, Kak Larasati… terimakasih atas komentarnya dan mau berkunjung ke blog ini… doakan saja semoga proyek ini dapat berjalan maksimal. Salam.😀

      1. Wawancara yang menarik… dari para pedagang kita bisa melihat persoalan sosio-ekonomi negeri ini.. terus berkarya..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s